Waspadai! 5 Ciri-Ciri Kucing Sakit Perut yang Mengusik Aktivitasnya

Punya kucing peliharaan? Hewan kecil lucu ini sangat menggemaskan ketika berulah. Akan tetapi, perilakunya bisa berubah drastis saat sakit, termasuk saat sakit di bagian perut. Perubahannya pasti terlihat karena ciri-ciri kucing sakit bisa dikenali dari keaktifannya yang menurun. Selengkapnya, inilah ciri-ciri yang timbul saat kucing mengalami sakit perut.

 

  • Terlihat Lemas dan Kondisi Abnormal

 

Kucing yang sakit tentu kondisinya lemah dan badannya lemas. Rasa sakit yang sedang dialaminya menguras tenaga untuk menahannya. Sistem imun juga menurun ketika sedang sakit, sehingga tubuh kucing makin lemas. Selain tubuhnya lemas, kucing yang sakit juga mengalami kondisi abnormal pada bagian perutnya, yaitu perut yang menggembung.

Keadaan yang demikian sangat mengkhawatirkan. Ciri-ciri tersebut wajib diwaspadai karena perut yang menggembung belum tentu karena si kucing hamil. Perut yang membesar tersebut bisa diakibatkan oleh cairan dalam perutnya karena suatu faktor tertentu, misalnya perut kembung ataupun infeksi virus. Untuk mengetahui kepastiannya, periksakan saja ke dokter.

 

  • Kehilangan Nafsu Makan

 

Saat merasakan sakit, tentunya nafsu makan akan menurun, bahkan hilang sama sekali. Kondisi ini justru mengakibatkan semakin lemahnya kondisi tubuh. Sistem imun juga semakin menurun karena tak ada asupan gizi sama sekali. Hilangnya nafsu makan ini pasti dialami oleh kucing yang sedang sakit perut, karena memang terkait dengan pencernaan.

Jika sudah demikian, maka usahakan untuk membujuknya makan. Apabila tidak kunjung berhasil, berilah air minum untuk melegakan dahaganya. Terlepas dari mau minum atau tidak, makan adalah hal yang sangat penting. Untuk itu, tetap periksakan ke dokter hewan dan nantinya bisa ditangani dengan obat dokter serta diberi infus sebagai sumber energinya.

 

  • Suaranya Lirih, Bahkan Tidak Mengeong

 

Perubahan drastis bisa dialami kucing yang sedang merasakan sakit pada bagian perut. Salah satu ciri-ciri kucing sakit perut adalah mengeluarkan suara yang lirih. Si kucing hanya mampu mengeong dengan suara lirih dan nyaris tidak terdengar. Intensitasnya juga rendah. Lama kelamaan, ia juga mengeluarkan suara dengkuran.

Jika rasa sakit perutnya semakin parah, suara mengeong tak bisa lagi Anda dengar. Si meong tak kuat lagi mengeong. Tentu sebagai pemiliknya Anda tidak tega, bukan? Hal seperti ini harus segera ditangani. Rasa sakit perut yang dialaminya semakin parah dan mengganggu asupan makan dan aktivitasnya. Setelah mengenali ciri-cirinya, segera periksakan ke dokter.

 

  • Menyandarkan Kepalanya

 

Salah satu ciri yang paling menonjol pada kucing saat sakit adalah menyandarkan kepalanya. Karena menahan rasa sakit serta kondisi badan yang tidak menentu, menjadikannya tak kuasa mengangkat kepala. Bisa jadi kepalanya terasa berat dan ia merasa lebih baik apabila menyandarkan kepalanya. Kucing yang sakit perut akan melakukan hal ini.

 

  • Menurunnya Aktivitas

 

Saat berada dalam kondisi sakit, pasti kucing akan menurun aktivitasnya. Sama halnya dengan kita, kucing yang sedang sakit perut tidak kuat untuk beraktivitas karena memang merasakan sakitnya. Mood untuk bermain juga berkurang karena rasa sakit yang diderita. Akibatnya, kucing sakit akan diam dan hanya tidur ataupun duduk terkulai.

Ketika kucing kesayangan sedang sakit, tentunya Anda akan sedih. Si meong tak lagi bisa ceria dan bermain dengan lincah seperti biasanya. untuk itu, pahamilah ciri-ciri kucing sakit. Jika ciri-cirinya seperti beberapa hal di atas, bisa jadi kucing Anda mengalami sakit perut. Hal tersebut harus segera ditangani agar kucing segera sembuh dan kembali beraktivitas.

(Visited 40 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *